Friday, September 15, 2017

KaligrafiIslamiAbdullah Aydemir, Kaligrafer dan IlluminatorKumpulan Kaligrafi Islam

Abdullah Aydemir 
(khattat dan mudzahhib)

Abdullah Aydemir seorang kaligrafer dan illuminator kelahiran Erzurum pada tahun 1974 di kota Erzurum Khorasan. Menyelesaikan pendidikannya di kota Khorasan. Selanjutnya ia meneruskan pendidikan tingginya Di Turki sampai lulus tahun 1996dari Fakultas Seni Rupa jurusan Tahdzib (Illuminasi) Universitas Ataturk.






Al Firaq (Perpisahan)

Mulai mendalami seni kaligrafi tahun 1996 dengan belajar pada kaligrafer Abdul Hadi Erol Donmez hingga memperoleh ijazah dalam bidang khat naskh dan khat tsuluts pada tahun 2007. Tahun 1996 sampai tahun 2001 ia juga belajar seni illuminasi dan gilding pada Jalaluddin Karadas. Tahun 2001 ia pindah ke Istambul untuk mengajar kaligrafi dan bekerja di Perpustakaan Seni Islam dan Turki. Ia memakai nama "Abdul Hay" pada karya karya kaligrafinya.

Berikut ini beberapa karyanya :







Basmalah




Basmalah berhadapan (mutanazir)




Basmalah




Wallahu Ghalibun 'alaa amrihi




Hilyah Syarifah




Wa innaka La'alaa khuluqin adziim (Shadaqallahul Adzim)




Laa Tahzan innallaha ma'ana (shadaqallahul adzim)




Al Qur'an Surah Luqman




Yaa Malikal Mulki




Muhammad




Muhammad




Syair syair Muhammad Luthfi

Mudah mudahan bermanfaat. 
Karya karya Abdullah Aydemir, @ Seni Kaligrafi Islam


All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.

Sumber :  
  1. Website Resmi Abdullah Aydemir
  2. Kalem Guzeli

He was born in 1974 in Erzurum, Khorasan. He completed his primary, secondary and high school education in Khorasan. (1992). In 1996, he graduated from Atat�rk University Fine Arts Faculty, Department of Tradition Turkish Handicrafts Department of Tezhip. In 1996, she started to study H�sn-i Hat classes from Abdulh�di Erol D�nmez.
Between 1996-2001, Dursar Tahsin Aykutalp received his lessons from Celalettin Karadas. He moved to Istanbul in 2001 and continued his studies at H�sn-i Hat in the Applied Turkish Islamic Arts Library. In 2007, he received the th�l�s-nesih essay from A.Erol D�nmez.
Since 2007, he has been continuing his specialized studies in Hattat H�seyin Kutlu Hoca's lecture and is the assistant of A. Erol D�nmez Hoca.
Since 2004, he has taught at the Kocaeli Metropolitan Municipality Fine Arts Conservatory and has been teaching H�sn-i Hat in Ismek since 2005. Abdullah Aydemir, who has participated in many mixed exhibitions, is married and has 3 children.
He uses "Abdulhay" as his signature in his writings.

Saturday, September 2, 2017

KaligrafiIslamiHandam Dari CipanasKumpulan Kaligrafi Islam


Beli kambing qurban berhadiah handam

Pohon pakis handam atau paku handam adalah salah satu tanaman yang sangat dibutuhkan dalam seni kaligrafi. Batangnya yang keras dan halus amat baik digunakan untuk menulis kaligrafi. Pohon handam sangat terkenal di kalangan kaligrafer internasional. Dan mereka banyak mendapatkannya dari Indonesia. 

Di daerah Jakarta tentu saja sangat sulit mencari tanaman handam. Kalo mau, beli secara online dengan harga yang sangat mahal. Rp. 8000 rupiah perbatang dengan ukuran sejengkal. 

Diwilayah wilayah dekat dekat gunung, tanaman ini masih banyak. Yang dekat dengan Jakarta mungkin daerah puncak sampai Cianjur. Bahkan di Cianjur, batang batang handam nyaris tidak berharga. Masyarakat mengumpulkannya untuk dijadikan bahan bakar. 

Dalam kesempatan ibadah kurban tahun ini, saya dan beberapa orang panitia kurban, berangkat ke Cipanas untuk mencari hewan kurban. Ini pertama kalinya kita mencari hewan ke Cipanas. Jalan yang kami lalui adalah jalan tembus dibelakang pasar Citeureup. 

Kami melalui jalanan sepi yang tidak begitu bagus. Mobil berjalan lambat terguncang guncang. Untungnya pemandangan dikanan kiri jalan cukup indah. 

Yang membuat saya melongo adalah begitu banyaknya tanaman pakis handam dipinggir pinggir jalan yang merupakan lereng pegunungan. Pengen rasanya turun untuk sekedar mengambil sebatang dua batang. 

Tiba ditempat belanja hewan, saya bersyukur karena daerah itu juga banyak terdapat handam. Setelah selesai menandai hewan kurban, saya mencabut salah satu pohon handam dan menunjukkan kepada pemilik kambing bernama pak Ade. Saya tanya, "pak tau ga ini pohon apa.."

Dia menjawab, " tau, itu paku andam... disini banyak terutama diatas situ" katanya sambil menunjuk keatas. 

Langsung saja mang Ade ini saya mintai bantuan. "Mang Ade.. bisa nggak mencarikan saya batang pakis andam yang udah tua yang ukurannya kira kira segede rokok . Nanti gampang uang lelahnya saya ganti..".  Dia bilang mau. Saya senang bukan main.


Akhirnya, pada dua hari menjelang lebaran kurban, hewan hewan kurban itu diantarkan oleh Mang Ade. Tidak lupa dia membawakan pesanan saya. Seikat besar pakis handam. Saya berikan sekedar uang lelah.

Tentu saja handam handam itu tidak bisa dipakai semuanya. Ada yang terlalu muda, ada yang rapuh, ada yang pecah. Saya pilih pilih kembali, dan saya olah. 

Hari Raya kurban yang penuh berkah. Beli Kambing, dapat bonus Handam.


All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.

Monday, August 21, 2017

KaligrafiIslamiKaligrafi Surah Al IkhlasKumpulan Kaligrafi Islam

Surah Al-Ikhlas adalah surah ke 112 dari al Qur'an. Ia terdiri dari 5 ayat. Teks lengkap Surah Al-Ikhlas adalah sebagai berikut :

(4) ????? ???? ????? ?????? (1) ????? ????????? (2) ???? ?????? ?????? ???????  (3)  ??????? ?????? ???? ??????? ?????

Surah Al-Ikhlas adalah termasuk salah satu surah Al-Qur'an yang sering dieksplorasi keindahannya secara utuh oleh para kaligrafer. Kaligrafi surah al ikhlas banyak ditemukan menghiasi kubah kubah masjid, karena secara "ajaib" ia begitu serasi apabila dibuat kaligrafi melingkar.

Berikut ini adalah kumpulan karya kaligrafi Surah Al-Ikhlas hasil karya beberapa kaligrafer, yang akan kami update terus selama kami masih menemukan karya karyanya.




Al Ikhlas dalam gaya tsuluts yang sangat indah 
karya Mosanna Al Ubaydi



Al Ikhlas dengan khat Kufi 

Karya Hamid Al Amidi



Karya al Ikhlas yang sangat indah
Belum kami ketahui penulisnya



Al-Ikhlas dengan khat Shikasteh yang indah
Penulis belum diketahui




Al-ikhlas dengan khat Diwani Jali




Diwani jaly dengan ornamen yang indah




Kaligrafi al Ikhlas model lama




Surat Al Ikhlas dalam bentuk timbul
Dicetak pada keramik batu nisan berbentuk miniatur mihrab 
berasal dari Kashan Iran, diperkirakan berasal dari dinasty Ilkhanid tahun 1300 M
Senimannya adalah Ali Bin Ahmad bin Ali Al Husaini



Surah Al Ikhlas dalam bentuk Kufi Murabba' 




Kufi Murobba'



Surat Al Ikhlas di kubah sebuah masjid







Saturday, August 19, 2017

KaligrafiIslamiMunib Obradovic Kaligrafer Bosnia Perancang Kaligrafi Menara Jam Di MakkahKumpulan Kaligrafi Islam


Munib Obradovic, salah satu kaligrafer ternama dari Bosnia.

Munib Raghib Obradovic kaligrafer berdarah Yugoslavia lahir di Mostar tahun 1971. Pelajaran kaligrafi pertamanya ia dapat dari kota tempat tinggalnya sendiri. tahun 2000 ia pergi ke Kairo untuk belajar ilmu ilmu ke Islaman, dan bahasa Arab. Di Kairo ia juga belajar kaligrafi. Ia mendaftar di Akademi Khalil Agha jurusan kaligrafi Islam dan seni ornamen. Selama bersekolah disana, ia belajar 6 jenis kaligrafi hingga memperoleh gelar diploma. Disamping itu, ia mengikuti pelajaran privat kaligrafi pada Mus'ad Khudairi al Busr Saidi, seorang kaligrafer terkenal dari Mesir. Dari sang guru ini munib mebrhasil memperoleh ijazah. 

Munib Obradovic telah mengikuti berbagai ajang perlombaan dan pameran. Beberapa event yang pernah ia ikuti telah menghasilkan beberapa penghargaan. Seperti penghargaan dari beberapa ajang lomba kaligrafi internasional yang diadakan di Istambul, Kuwait, Lahore, Abu Dhabi dan Algeria.

Banyaknya penghargaan yang ia raih dan pengabdiannya yang besar pada dunia kaligrafi, menyebabkan ia terpilih untuk mendesign kaligrafi pada Menara Jam ??Abraj Al Bait (Royal Clock Tower) di Makkah.

Berikut ini adalah karya karyanya : 




Al Waliyyu (?)



Fii maq'adi shidqin inda maliikin muqtadir (Al Qamar ayat 55)
?? ???? ??? ??? ???? ?????












All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.

Sumber :
  1. http://islamicartsmagazine.com
  2. https://www.facebook.com
Munib Obradovic was born in Mostar in 1971. He graduated from the Faculty of Mechanical Engineering and the first lessons of calligraphy he took in his hometown.
In 2000 he moved to Cairo to study Islamic sciences, Arabic language and calligraphy, where he enrolled in Islamic calligraphy and ornamentation at the Halil Aga Academy. During his education he learned six styles of calligraphy for which he received a diploma. In addition to the Academy he had private lessons with Professor Mus'ad Khudairi el-Borsaidija, the most famous Egyptian contemporary calligrapher, from which he received his ijjazet.
Munib Obradovic received numerous awards for the international calligraphy competitions in Istanbul, Kuwait, Lahore, Abu Dhabi and Algeria. Out of his numerous achivements we should mention that he was choosen to create the calligraphic composition at the Royal Clock Tower in Mecca.

Wednesday, August 9, 2017

KaligrafiIslamiMusthafa Bik Ghazlan, Sang Penemu Diwani GhazlaniKumpulan Kaligrafi Islam


Kaligrafer yang satu ini berhasil mengembangkan sebuah gaya menulis khat yang nantinya akan menjadi salah satu aliran besar kaligrafi. Ia perbaiki khat Diwani Humayuni menjadi lebih indah yang kemudian dikenal sebagai kaligrafi Diwani Gazlani.  

Kali ini blog kaligrafi Islam akan mencoba mengenalkan salah satu master kaligrafi terbesar. Beliau adalah Musthafa Ghazlan Bik atau Musthafa Bik Gazlan seorang kaligrafer Mesir yang sering dikait kaitkan dengan khat diwani.


Ghazlan lahir di wilayah Munufiyah Mesir. Tidak dipastikan tahun kelahirannya. Ayahnya meninggal ketika Ghazlan masih kecil. Maka ibunya mengirimkannya ke Masjid Jamaliyah untuk belajar kepada Syekh Musthafa Izz. 

Kepada Musthafa Izz, setiap hari Ghazlan berangkat untuk belajar kaligrafi. Kepada Syekh Mustafa Izz ia belajar khat Naskh dan Tsuluts. Kemudian ia mempelajari khat riq'ah dari Prof. Mahmud Naji seorang pegawai di Dewan Tinggi Kerajaan (Diwan al Ali al Sulthani).


Musthafa Gazlan menguasai jenis jenis kaligrafi, terutama khat Humayuni atau Diwani yang ia pelajari dari Mahmud Basya Syukri yang pernah menjabat sebagai Kepala Dewan sampai saat Raja Fuad berkuasa di Mesir.

Gazlan kemudian memberikan sentuhan dan beberapa penyesuaian pada khat humayuni yang dipelajarinya tersebut, sehingga khat itu menjadi semakin indah dan kelak disebut sebagai diwani Gazlani.

Gazlan Bik meninggalkan banyak karya abadi antara lain tulisan tsuluts di tembok Istana Abidin dan Istana Ra'sut Tiin di Alexandria. Ia juga menulis nama Raja Fuad dengan khat diwani yang kemudian dijadikan sebagai lambang resmi kebesaran sang Raja. Hal yang sama ia persembahkan kepada Raja Faruq I. Khat Diwani yang ia kembangkan, didokumentasikan dalam dua buah karyanya.


Ia sempat mengajar kaligrafi di sekolah tahsinul khutut di kota Bab Syi'riyah. Pada tahun 1356 ia dipercaya menulis kiswah Kabah produksi kerajaan Mesir yang kemudian dipersembahkan untuk Ka'bah.


Diantara sekian banyak murid muridnya, yang paling menonjol adalah Muhammad Abdul Qadir Abdullah yang kemudian diambil sebagai menantunya. Musthafa Gazlan Bik wafat akhir tahun 1356.


Berikut ini karya karyanya :



Ar-Risalah
Sampul majalah mingguan ar-risalah 









FERIYAL
Nama Ratu Mesir, Princess Feriyal Farouq anak terbesar dari Raja Faruq Mesir
Dikatakan, ini adalah tulisan murid Gazlan Bik, Abdul Qadir Abdullah



Saturday, August 5, 2017

KaligrafiIslamiKamal Batanay, Guru Musik Yang Ahli Khat Ta'liqKumpulan Kaligrafi Islam


Salah satu nama khattat (kaligrafer ) dari Turki kenamaan. Kamal Batanay lahir di Istambul 06 Februari tahun 1893. Ayahnya bernama Hafiz Ziya Efendi. Memulai pendidikannya di Sekolah Solihah Sulthan. Ia telah hafal Al Quran pada umur 14 tahun. Ia lalu belajar bahasa Arab dan bahasa Persia serta belajar ilmu ilmu agama di Manisa. Gurunya adalah Taufiq Afandi dan Musthofa Afandi. Ia sempat sekolah di Darul Funun Divinity School tetapi tidak selesai karena berkecamuk Perang Dunia I

Ketika berkecamuk Perang Dunia ke II, ia ikut mengabdi pada Negara dengan ikut serta ambil bagian dalam militer selama 19 Bulan.
Pada tahun 1976, ia bekerja sebagai komposer musik Turki dan pemain tambur di Istambul. Keahliannya bermain musik ia dapatkan dari sang ayah, serta lingkungan tempat tinggalnya. 

Dalam bidang kaligrafi, ia belajar khat Farisi (ta'liq) pada Syeikh Muhammad Khulushi Afandi sampai mendapatkan ijazah darinya.
Kamal Batanay wafat tahun 1981 M

Berikut ini beberapa karyanya :



basmalah



basmalah




Asyrafu ummati hamalatul qur'an 
(ummatku yang paling mulia adalah para pembawa Al-Quran)




Inna fatahna laka fathan mubiina




Innal muttaqina fi maqamin amiin




Jannatu adnin mufattahatun lahumul abwaab




bahasa Persia




Dakhiluka yaa Rasulallah



Bahasa Persia

Mudah mudahan bermanfaat, terima kasih