Sunday, July 9, 2017

KaligrafiIslamiGambar Kaligrafi Pilihan 12Kumpulan Kaligrafi Islam

Gambar Gambar Kaligrafi Pilihan yang kami pilih secara acak dari beberapa karya khattat. Kali ini kami pilihkan sepuluh karya untuk dibahas dan dikomentari. Mudah mudahan bermanfaat.


Kaligrafi pilihan

Gambar Kaligrafi 1
"Hasan Husein" 
Kaligrafi Diwani Jali berpantulan karya Hamid Aytac Al Amidi
Tulisan Hasan berada di bagian kanan, dan tulisan Husein ada dibagian kiri




Gambar kaligrafi modern

Gambar Kaligrafi 2
" Ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk"
Kaligrafi modern yang sangat indah menggambarkan filosofi padi. Penulisnya ada yang tahu..? Tanda tangannya kurang jelas.
??????? ???????????? ????????? ??????????? ... ?? ????????????? ????????????? ?????????
Syair Mutanabbi terjemahnya kira kira sama dengan falsafah padi tersebut diatas.
"padi yang butiran butirannya penuh akan merunduk dengan tawadhu .... sedangkan yang kosong, kepala kepala mereka menengadah sombong






Kaligrafi Kontemporer

Gambar Kaligrafi 3
"Qahwah"
Seni kontemporer, menggambarkan tumpukan cangkir kopi dengan pegangan bertuliskan rangkaian kata "kopi" (???????????????  )




Gambar Kaligrafi

Gambar Kaligrafi 4
"Surah Ibrahim ayat 31"
??? ???????????? ????????? ??????? ????????? ?????????? ??????????? ?????? ????????????? ?????? ????????????? ???? ?????? ??? ???????? ?????? ???? ?????? ????? ????? ???????
Kaligrafi Tsuluts mudawwar (berbentuk lingkaran) yang sangat indah dengan efek berkilauan seperti emas. Efek itu dihasilkan dari permainan warna.  Tidak ditemukan tanda tangan penulisnya. Hanya ada tanda tahun 1429 H


Belajar Kaligrafi

Gambar Kaligrafi 5
"Ashaabul Kahfi"
Khat Tsuluts sangat indah karya Behcet Arabi berisi nama nama Ashaabaul Kahfi : 
Yeml�ha, Meksel�n�, Mis�n�, Kefestetay�s, Mern�s, S�zen�s, Kitm�r.



Kaligrafi berbentuk kuda

Gambar Kaligrafi 6
"Ayat Kursi"
Sebuah kaligrafi berbentuk kuda yang sangat indah. Tidak diketahui penulisnya. Dibawah kain pelana terdapat tanda tangan penulisnya yang sudah tergosok. Kata yang tersisa masih mungkin dibaca kamtarin sebagai penulisnya.
Isinya adalah ayat kursi lengkap (Al-Baqarah 255)



Gambar Kaligrafi 7
"Innallaha Yuhibbu Ma'aliyal Umuri"

Kaligrafi tsuluts dan naskhi yang sangat indah, ditulis oleh kaligrafer Muhammad  Fachruddin Bilgic, salah seorang murid dari Hamid al Amidi. Karya ini ditulis pada tahun 1407 H
Bagian atas adalah khat tsuluts berisi hadis :
 ????? ????? ??????? ????????? ??????????? ?????????? ????????????
Sedangkan dibagian tengah adalah khat naskhi berisi hadis hadis tentang akhlaq terpuji dan akhlaq tercela serta hikmah nabawiyah. 





Gambar Kaligrafi 8
"Syair"
Kaligrafi tsuluts karya Dawud Bektasy berisi syair syair tentang cinta dan kesetiaan.

??????? ?? ???????? ?? ?????? ???????? ??? ???????
??? ??? ???????? ?????? ????????? ??? ????????
????? ????? ???????? ??? ?????????? ????????
??????? ??????? ????? ???????? ??????????




Gambar Kaligrafi 9
"Tasykil"
Komposisi syakal syakal dan hiasan khat tsuluts jali





Gambar Kaligrafi 10
"Wattaqullah"
Khat Muhaqqaq karya kaligrafer dari Bosnia Munib Obradovic



All artworks are properties of their respective owners
If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.


Thursday, July 6, 2017

KaligrafiIslamiDownload Buku Belajar Khat Diwani JaliKumpulan Kaligrafi Islam

Download Buku Khat Diwani Jaly

Download buku panduan belajar kaligrafi diwani jali karya kaligrafer Mesir Mahmud Ibrahim, murid dari Sayyid Ibrahim.

Buku ini berjudul ta'allum khat ad diwani al jaly biduni muallim (belajar khat diwani jali tanpa guru). Buku ini merupakan seri ke tujuh dari Seni Kaligrafi Arab Untuk Semua (fann al khat al araby lil jami') terbitan Alamul Kutub Kairo cet. pertama tahun 2008.

Buku ini dibagi menjadi dua file sesuai dengan file yang saya terima. Bila anda mau, silahkan di merge agar filenya menjadi satu.




Berikut ini cuplikannya :

Belajar Khat Diwani Jali



Belajar Kaligrafi

Download Buku Belajar Khat Diwani Jaly




Seluruh file disimpan di Google Drive. Mohon beritahuan kami bila link tidak berfungsi
Terima kasih, mudah mudahan bermanfaat

Download buku khat diwani jali � 2017 Seni Kaligrafi Islam 


All artworks are properties of their respective owners

If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.


Wednesday, July 5, 2017

KaligrafiIslamiSerba Serbi Penulisan Mushaf Kumpulan Kaligrafi Islam

Al-qur�n terbesar

Penulisan mushaf Al-Qur'an, adalah salah satu faktor yang menyebabkan seni kaligrafi mendapatkan tempat yang tinggi dalam agama Islam. bukan saja sebagai seni, tetapi sudah merupakan bagian dari agama. 

Menulis mushaf Al Qur'an secara lengkap adalah sebuah pekerjaan besar yang membutuhkan kesabaran, ketelitian, waktu dan tenaga. Meskipun demikian, ternyata hampir semua kaligrafer pernah menulis mushaf Al Qur'an walaupun sekali. 

Berikut ini adalah beberapa hal menarik terkait penulisan mushaf, mulai dari madzhab Yaqut, madzhab Syekh Hamdullah, para kaligrafer yang menulis mushaf dengan jumlah yang mencengangkan, sampai penulisan mushaf dengan cara cara yang tidak biasa.

Penulisan mushaf setidaknya bisa dbagi dalam tiga perjalanan (marhalah) :

  1. Marhalah pertama,  penulisan mushaf di awal islam. Khat yang digunakan adalah khat Kufi Mushaf yang tidak bertitik dan tidak berharokat.
  2. Marhalah kedua, penulisan mushaf di zaman Abbasiyah. Khat yang digunakan adalah khat layyinah, pengembangan dari khat Kuufi yang lebih luwes. Marhalah ini adalah marhalah Baghdadi, metodenya disebut uslub Yaquti
  3. Marhalah ketiga adalah penulisan mushaf di zaman Turki Usmani. Khat yang digunakan adalah khat naskhi sebagai tulisan utama. Marhalah ini masih berlangsung sampai sekarang, merupakan standar penulisan mushaf modern

Metode Yaquti

Penulisan mushaf, pada masa awal awal Islam, menggunakan tulisan Kufi Mushaf yang memiliki karakter huruf huruf kaku bersudut dengan bentuk yang panjang panjang. Ada bentuk memutar dan melengkung tetapi sedikit. Tanpa titik dan tanpa harokat.


Mushaf yang dikaitkan kepada Abul Aswad Ad-Duali


Perkembangan selanjutnya, pada masa Daulah Abbasiyah, penulisan mushaf mulai menggunakan tulisan yang memiliki karakter luwes dengan huruf huruf lengkung dan memutar. Dikenal dengan khat layyinah dengan enam jenis tulisan yang disebut (al aqlam assittah : muhaqqaq, rayhani,  tsuluts, naskh, raqa' dan tauqi'). Para pelopornya antara lain Ibnu Muqlah, Ibnu Bawwab dan Yaqut al Musta'shimi.

Diantara mereka, Yaqut adalah yang paling menakjubkan karena diduga ia telah menulis 1001 mushaf. Pada masanya, mushaf ditulis dengan menekankan pada keindahan seni tulis dan seni ornamennya.

Diantara metode penuisan mushaf pada masanya adalah : mushaf ditulis dengan berbagai jenis khat dalam satu halaman. Artinya, dalam satu halaman, anda akan dapati tulisan khat naskhi, muhaqqaq, rayhani, dan lain lain.  Metode ini disebut uslub Baghdadi atau uslub Yaquti. 

Metode Usmani (Thariqah Hamdiyah) 

Metode ini masih diikuti pada masa modern sekarang, dan menjadi standar penulisan mushaf. 
Metode penulisan mushaf ala Turki usmani dimulai oleh Hamdullah Al Amasy, dilanjutkan dan dikembangkan oleh Darwisy Ali , Hafidz Usman dll.



Perbandingan mushaf lama dan mushaf masa kini


Metode penulisan mushaf ala Turki Usmani, mengikuti ketentuan sebagai berikut : 
  1. Lebih mementingkan kejelasan tulisan, sehingga mushaf  mudah dibaca
  2. Menggunakan khat naskh sebagai khat utama. Karena khat Naskhi adalah khat yang indah dan mudah dibaca.
  3. Pembagian halaman dan baris, ditekankan pada kemudahan khataman dan hafalan
  4. Baris baris tulisannya selalu mengambil jumlah ganjil. Bisa 11 baris, 13, 15, 17 dalam satu halaman.

Peranan Para Bangsawan Dalam Penulisan Mushaf


Gerakan penulisan mushaf secara besar besaran, dimulai pada masa Sultan Muhammad Al Fatih yang memberikan dorongan dan insentif bagi penulisan mushaf, yang menyebabkan para kaligrafer akhirnya berlomba lomba menulis mushaf. 

Banyak para kaligrafer yang akhirnya terlibat, antara lain syeikh Hamdullah al Amasy, Ahmad Karahisari, dan Abdullah Qarmi. Hebatnya, para Sultan dan bangsawan juga turut belajar kaligrafi dan ikut turun tangan dalam penulisan mushaf.  Berikut ini adalah beberapa contoh bangsawan yang pernah menulis mushaf : 
  1. Putra dari Sultan Muhamad, Sultan Bayazid II diketahui memiliki lembaran lembaran tulisan mushaf, meski tidak diketahui beliau pernah menulis mushaf utuh. 
  2. Anak Bayazid II, Amir Karkut, adalah murid Syeikh Hamdullah dan pernah menulis satu mushaf.
  3. Sultan Ahmad III (w. 1142 H) telah berhasil menulis 4 buah mushaf
  4. Sultan Mahmud II pernah menulis 2 buah mushaf dengan khat Naskhi
  5. Durroh Hanim, ibunda Sultan Mahmud II juga berhasil menyelesaikan satu mushaf.
  6. Menteri Farhad Basya (w. 982) yang dikenal dengan gelarnya As-Shodru al A'dzom juga menulis satu buah mushaf

Gerakan penulisan mushaf pada masa Turki usmani, karena belum ada percetakan maka tenaga para khattat dikerahkan oleg para sultan untuk menulis mushaf. Mushaf mushaf itu diwakafkan ke masjidil haram, masjid masjid, sekolah sekolah. Misalnya mushaf tulisan al hafidz Muhammad Amin Rusydi yang dipesan oleh istri Sultan Mahmud Khan untuk diwakafkan ke makam Junaid Al Baghdadi.

Mushaf untuk masjidil haram dan masjidil aqsha ditulis dengan lebih Indah, diberi hiasan emas dan diberi sampul yang sangat kuat.

Tradisi menghadiahkan mushaf oleh para kaligrafer kepada sultan sultan Turki Usmani yang baru diangkat, juga tradisi para Sultan untuk menghadiahkan mushaf kepada pemimpin Negara Negara lain, adalah salah satu pendorong banyaknya penulisan mushaf. Misalnya Syukr Zadah Afandi menghadiahkan mushaf kepada Sultan Mahmud I ketika baru menduduki tahta.

Para kaligrafer yang banyak menulis mushaf :

  • Yaqut al Musta'shimi, banyak sekali menulis mushaf. Diduga jumlah mushaf yang sudah ditulisnya berjumlah 1001 mushaf. 
  • Kaligrafer Jamsyir Hafidz Sholeh (w. 1236) telah menulis 454 mushaf
  • Kaligrafer Ramdhan bin Ismail (w. 1091) telah menulis 400 mushaf
  • Kaligrafer Ahmad Naili (w. 1229) telah menulis 121 mushaf
  • Muhyiddin Jalaluddin Zadah menulis 97 mushaf
  • Rajab bin Musthafa Khalifah (958) menulis 93 mushaf
  • Husamuddin Khalifah (950) menulis 89 mushaf
  • Darwisy Ali yang dijuluki as syeikh as tsani (1086) menulis 88 mushaf
  • Ibrahim Tohir bin Musthofa bin Ibrahim (w.  1167) telah menulis 70 mushaf
  • Syekh Hamdullah Al Amasy menulis 44 mushaf
  • Ismail Afandi Khalifah (1118) menulis 44 mushaf
  • Kaligrafer Umar Ar-Rassam (w. 1130) telah menulis 30 mushaf
  • Hafidz Usman yang digelari as syeikh as tsalits menulis 25 mushaf
  • Sayyid Abdullah Affandi (w. 1144)telah menulis 24 mushaf
  • Ahmad Affandi Qazanji Zadah (1116) menulis 19 mushaf
  • Kaligrafer Umar vin Ismail (w. 1097) telah menulis 10 mushaf

Itu hanya beberapa contoh saja. Belum semuanya. 

Adapun faktor faktor yang menyebabkan mereka menempuh kesulitan untuk menulis sekian banyak mushaf adalah :
  • Faktor religius, merasa terhormat karena bisa menuliskan huruf huruf indah untuk Al-Quran dan mengharapkan pahala dari Allah SWT. 
  • Faktor ekonomi, ada kemungkinan para kaligrafer itu menjadikan penulisan mushaf sebagai mata pencaharian. Mereka menulis berdasarkan pesanan. 
  • Adanya dorongan dan insentif dari penguasa. 
  • Faktor tekhnologi, karena pada masa itu menyalin (menulis ulang ) adalah satu satunya jalan untuk memperbanyak dokumen. 

Ada sejumlah kaligrafer yang sedikit menulis mushaf,  bahkan tidak sama sekali. Diantara mereka adalah :
  • Musthafa Raqim,  meskipun tulisannya Indah tak tertandingi tetapi beliau tidak pernah menyelesaikan satu mushaf pun
  • Hasyim Muhammad Al Baghdadi. Beliau terlibat dalam beberapa proyek penulisan Al-Quran sebagai pengawas, bukan penulis. Beliau bercita cita menulis mushaf tetapi tidak terwujud sampai meninggal. 
  • Kaligrafer Mahmud Jalaluddin hanya menulis satu mushaf
  • Kaligrafer Muhammad Syauqi juga hanya menulis satu mushaf
  • Kaligrafer Ahmad Kamil Akdik juga hanya menulis satu mushaf
  • Abdullah Zuhdi menulis dua mushaf
  • Muhammad Syafiq juga menulis dua mushaf

Menulis tiga mushaf, adalah rata rata yang dicapai oleh banyak kaligrafer.

Menulis Mushaf Diatas Kulit Telur


Salah satu usaha penulisan mushaf yang "aneh, unik dan tidak biasa" adalah penulisan mushaf diatas kulit telur. Butuh kesabaran tingkat tinggi, dan ketelatenan. Seperti yang dilakukan oleh seorang kaligrafer tua dari Saudi Arabia ini. Ia menulis mushaf lengkap dalam 6 butir telur.



Menulis mushaf dengan darah


Kaligrafer Abbas Al-Baghdadi dipaksa menulis mushaf Al-Qur'an dengan darah oleh Presiden Iraq Saddam Hussein. Darah yang digunakan adalah darah Saddam Husein sendiri. Mushaf ini menghabiskan 7 galon darah (sekitar 27 liter). Sebelum digunakan darah itu sudah diberi obat pengencer. Abbas menulis mushaf itu selama 2 tahun, 16 jam sehari, dibawaha todongan senapan.


Kisahnya sudah kami tulis dalam artikel Abbas Al-baghdadi Dipaksa Menulis dengan darah

Mushaf Terbesar Dan Mushaf Terkecil


Menulis mushaf dengan ukuran besar, menjadi salah satu karya yang sering diusahakan oleh banyak kaligrafer. Motivasinya bermacam macam. Ada yang sekedar ingin tercatat sebagai rekor dunia. Ada yang niatnya agar mudah dibaca dalam shalat tarawih 30 juz. Di Indonesia, karya karya mushaf terbesar ada banyak. Masjid masjid besar seperti Masjid Semarang memiliki mushaf besar. Lalu manakah yang terbesar..? Catatan terakhir yang tercatat di Guiness Book adalah mushaf tulisan Muhammad Shobir Al Khudori Yaquti yang berada di Kabul.

Al-Quran Raksasa


Sedangkan mushaf yang terkecil, tidak terlalu banyak penulisnya. faktornya adalah tingkat kesulitan penulisannya yang tinggi. Menulis mushaf raksasa, lebih mudah dibandingkan menulis mushaf mini. Yang saya maksud adalah mushaf mini asli tulisan tangan. kalau mushaf mini hasil cetak, tentu banyak. Termasuk yang saya temukan di laci meja ayah saya.


Peninggalan mushaf terkecil yang asli tulisan tangan ditemukan di Yaman. Mushaf ini merupakan yang paling kecil dan paling tua menurut konfirmasi dari Pusat Manuskrip Yaman. Usianya kurang lebih 300 tahun (kembali ke tahun 1100 H). Panjangnya 1,4 cm. Dan lebarnya 1 cm.


Mushaf Al Qur'an berasal dari Afrika Utara. 
Menggunakan khat kufi, diperkirakan berasal dari era ke khalifahan Al Ma'mun




Sebuah halaman mushaf dengan khat Andalus (khat magribi). 
Diperkirakan berasal dari abad 12 M



Mushaf Dinasty Ming

Mushaf Al-Qur'an dari masa Dinasty Ming China (Abad 18 M)




Mushaf dari Iran ini diperkirakan berasal dari abad 11 H.
Menggunakan khat kufi lama yang sangat indah




Mushaf Al Qur'an dengan khat Maghribi




Mushaf koleksi perpustakaan Bin Yusuf Maroko. Diperkirakan berasal dari abad 13 M




Mushaf dengan khat Andalus dari abad 13 H
kertas berwarna pink dibuat di kota Jativa.


Terima Kasih


All Artworks are properties of their respective owners
If you own the copyright to these files / images and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.


Sumber : 
  1. guity-novin.blogspot.co.id
  2. Buku buku dan majalah 

Sunday, July 2, 2017

KaligrafiIslamiKarya Karya Kufi Rasya QasimKumpulan Kaligrafi Islam

Rasya Qasim adalah kaligrafer wanita asal Mesir. Ia lahir di kota Dimyath tahun 1981. Menempuh pendidikan tinggi seni rupa, khususnya seni zukhrufah, kaligrafi dan tadzhib. Guru kaligrafinya adalah Ishom Abdul Fattah. Ia meraih gelar diploma dalam bidang seni zukhrufah pada tahun 1999, kemudian mendapatkan ijazah kaligrafi pada tahun 2003, dan meraih gelar dipoloma dalam bidang seni tadzhib pada tahun 2005.

Sekarang ia mengajar kaligrafi di Universitas Al-Azhar Asy-Syarif.

Rasya Qasim lebih menyukai khat Kufi dan khat Diwani. Ia adalah ahlinya khat Kufi Fatimi. Menurutnya, dibidang kaligrafi, wanita memiliki keunggulan daripada lelaki dalam pekerjaan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam detailnya. Karena itu wanita biasanya kuat dalam membuat zukhrufah (hiasan), sedangkan lelaki kuat dalam menggoreskan pena tetapi mereka tidak sabar dalam mengerjakan detail.

Berikut ini adalah beberapa karya Kufi Rasya Qasim :



?????????? ????? ??? ????? ???? ????
fa'lam annahu laa ilaaha illallah




????? ?????????? ?????????
huwal awwalu wal akhiru




????????? ??????????????? ???????? ???????????
quluubul abrari kunuuzul asraari
( Hati orang orang baik adalah harta karun rahasia rahasia)




??????? ???????? ?????? ????? ?????????? ??????????
nabbi' ibaadii anni ana al-ghafuururrahiim (al-hijr : 49)





?????????? ???????? ?????
rabbukum a'lamu bikum (al-israa : 54)




????????????? ????????? ??? ????????
sanuriihim aayaatina fil aaafaaqi (fusshilat ayat 53)



?????????? ??????? ????? ?????????? ?????? ?????????
subhaana rabbika rabbil izzati ammaa yasifuun (as-shooffaat : 180)





???????? ??????? ?????? ?????????? ??????????
fada'aa rabbahu anni maghluubun fantashir (?Al-Qomar : 10)


? . ???????????? ????????? 
Qaaf . Wal-Qur'anil Majiid ( Qaaf)




?????????? ???????????
warabbaka fakabbir (al muddatsir : 3)






Kaligrafer Wanita Rasya Qasim, Seni Kaligrafi Islam @2017
Mudah mudahan bermanfaat, Terima kasih

Sumber : 
  1. Buku berjudul : al-khattatat al mu'ashirah karya Abdus Salam Basyuni

Saturday, July 1, 2017

KaligrafiIslamiKarya Kaligrafi Marwah AltunelKumpulan Kaligrafi Islam


Berikut ini kami angkat karya karya Marwah Altunel, salah satu kaligrafer wanita Turki yang memiliki karya karya tsuluts yang begitu indah. 

Merve Altunel (Marwah Altunel) dilahirkan di Adapazari, Turki pada tahun 1984. Dia lulusan Open Education, the Faculty of School of Business Administration di Universitas Anadolu.

Dia belajar dasar dasar kaligrafi dari kaligrafer H�seyin Kutlu dan berhasil mendapatkan ijazah di bidang tsults dan naskh pada tahun 2004. 

Kepada H�seyin Kutlu, Altunel juga belajar fann zukhrufah (seni dekorasi dan iluminasi) dan gilding (tadzhib, berkaitan dengan hiasan emas). 

Saat ini ia bekerja bersama H�seyin Kutlu Perpustakaan Seni Islam dan Turki (The Library of Turkish and Islamic Applied Arts).

Berikut ini karya karyanya yang sangat indah :

Kaligrafer Wanita

Al-Waliyyul wali jalla jalaaluhu
Ditulis oleh Marwah pada tahun 1426 H



Kaligrafi Samaaul Husna

Kaligrafi tsuluts berpantulan sangat indah 
Yaa muta'aal jalla jalaaluhu




Marwah Altunel

Hilyah Syarifah




Merve Altunel

Hadis Syarif :  Khiyarukum khiyarukum li nisaa'ihim 
Sebaik baik kalian adalah yang terbaik terhadap istri istrinya
Your best is your best behaviors against your ladies.



Kaligrafi Lingkaran

Tsuluts berbentuk lingkaran dengan hiasan yang sangat indah
Sebuah ungkapan tentang mawar berbahasa Persia


Mudah mudahan bermanfaat

Kaligrafer wanita Marah Altunel, Seni Kaligrafi Islam @2017
Diambil dari sumber sumber : 

  1. Kalem Guzeli, Merve Altunel
  2. Merve Altunel http://www.turkishculture.org



Tuesday, June 27, 2017

KaligrafiIslamiKhat Kufi Qairawany Karya Amir Bin JadwiKumpulan Kaligrafi Islam

Kufi Qairawani adalah salah satu jenis kaligrafi yang berkembang di wilayah Maghrib (negara negara Maroko, Tunisia, ?Aljazair dan lain lain). Kuufi Qairawani memiliki ciri khas tersendiri dan merupakan jenis tulisan yang bisa menghasilkan karya seni yang sangat indah ditangan senimannya.

Salah satu seniman kaligrafi Qairawani yang sangat terkenal adalah kaligrafer Tunisia Amir bin Al Jadwi. Ia dianggap sebagai kiblat seni kaligrafi Qairawani, dan berhasil membawanya dari seni klasik tradisional kepada seni modern. 

Mempelajari kaligrafi Kufi Qairawani melalui tulisan tulisan Ali bin Ahmad al Warraq (penulis mushaf). Amir bin Jadwi mengembangkan Kufi Qairawany dari bentuk tulisan mushaf biasa menjadi bentuk bentuk yang lebih bebas dan modern. 

Berikut ini beberapa karyanya :


Walasaufa yu'thika rabbuka fatardho
Al-Qur'an Surah Ad-Duha ayat 5




Fa'lam Annahu Laa ilaaha illallah




Fasayakfiikahumullah
Al- Baqarah 137




Idfa' billati hiya ahsan
Surah Fushhilat ayat 34



IQRA' 





????? ????? ??????? ??????? ??????????
Alaa Ilallahi tashiirul umuur
(Asy-Syuraa ayat 53)






Kallaa laa tuthi'hu wasjud waqtarib