Thursday, May 10, 2018

KaligrafiIslamiBuku Seni Menghias MasjidKumpulan Kaligrafi Islam


Download Buku Seni Menghias Masjid

Barangkali ini adalah buku yang anda cari. Buku ini berisi beberapa ide terapan menghias masjid. Terutama merancang bentuk hiasan pada beberapa fasilitas masjid seperti mihrab, tempat adzan, kubah atap, pembatas masjid, lemari Al Qur'an, pintu pintu dan lain lain. 

Buku ini berjudul "Fann Tasmim Zakhrafah al Masajid Wa Mulhaqatiha " atau Seni Mendesign Hiasan Masjid Dan Berbagai Fasilitasnya. Ditulis oleh Hamdi Abdussomad seorang dosen kaligrafi dan senirupa. 

Berikut ini cuplikan beberapa halamannya : 



Seluruh instruksi dalam buku ini menggunakan bahasa Arab. Tetapi, gambar gambar dan ilustrasi yang disediakan oleh pengarangnya cukup jelas dan mudah dipelajari.

Judul Buku :   "Fann Tasmim Zakhrafah al Masajid Wa Mulhaqatiha" 
                        ( ?? ????? ????? ??????? ? ???????? )
                        Seni Design Hiasan Masjid dan Fasilitasnya 
Pengarang  :   Hamdi Abdussomad Abdurrahim
Tebal          :   177  halaman
Asal File    :   Facebook
                       


Wednesday, May 9, 2018

KaligrafiIslamiCara Memusnahkan Kertas Hasil Latihan KaligrafiKumpulan Kaligrafi Islam


Hukum membakar Al Qur'an

Menumpuknya kertas kertas kaligrafi, memang menjadi masalah yang mesti dihadapi oleh seorang kaligrafer. Seorang kaligrafer pasti memiliki banyak sampah kertas yang sudah dipenuhi coret coret hasil latihan kaligrafi. Misalnya ia berlatih kaligrafi sebanyak 3 lembar sehari. Maka dalam sebulan ia sudah memiliki 30 lembar. Atau ia sedang mengerjakan sebuah proyek seperti penulisan mushaf. Mau tidak mau ia akan membuang tulisannya yang salah atau kurang bagus. Kertas kertas yang dibuang ini malah lebih tebal dari karya mushaf yang ditulisnya.

Atau guru kaligrafi yang memiliki banyak murid. Seorang guru kaligrafi harus mengatasi bekas latihan murid muridnya, yang tidak terbawa pulang. Misalnya, kertas kertas tugas atau ulangan yang tidak dibagikan kembali.

Begitu juga panitia lomba kaligrafi. Biasanya hasil hasil karya peserta lomba kaligrafi, tidak dibawa pulang oleh peserta, tetapi menjadi milik panitia. Oleh panitia kadang tidak diurus, dan akhirnya menjadi sampah.

Terus kertas kertas ini sebaiknya diapakan. Ada banyak kalimat kalimat suci yang tertulis didalamnya. Membiarkannya terlantar dan terinjak injak adalah dosa dan penistaan.


Simpanlah Yang Kamu Anggap Bagus Dan Berharga


Hasil latihan kaligrafi, atau corat coret, atau karya karya yang dianggap gagal, atau masyaq adalah dokumentasi sejarah perjalanan hidupmu yang sangat berharga. Bila kamu kelak menjadi kaligrafer ternama, bekas bekas latihanmu itu akan semakin tinggi nilainya. Akan banyak dicari orang.

Ini telah terjadi pada karya karya kaligrafer besar masa lampau. Karya karyanya banyak diburu oleh museum atau kolektor pribadi. Meskipun hanya kertas berisi corat coret. Semakin kuno, semakin berharga.

Maka, bekas bekas latihanmu, yang kamu anggap bagus simpanlah. Simpan aslinya, dan arsipkan juga secara digital melalui foto atau scan. Jangan lupa setiap karya diberi tanda tangan dan tanggal.

Menyimpan arsip seperti ini akan sangat banyak manfaatnya. Ia bisa menjadi refleksi ketika kamu ingin membandingkan karya terbarumu dan karya karyamu yang sudah lama. Ia juga menjadi kenangan, karena bisa jadi karya itu ditulis dalam suasana suasana tertentu. Ketika kamu memandangi lagi karya itu, kamu akan mengenangnya.

Tentu tidak semua hasil latihan akan kita simpan. Jumlahnya akan banyak sekali. Harus kita pilih pilih. Mana yang menurut kamu bagus, simpanlah. Atau ada yang bagus tetapi kamu tidak ingin menyimpannya, simpanlah dalam bentik digital. Sisanya, boleh dimusnahkan untuk menghindari perlakuan tidak hormat.


Bekas latihan kaligrafer Hasyim Muhammad Al Baghdady
Lengkap dengan tanda tangan dan tahun penulisan



Bekas latihan Hasyim Muhammad al Baghdady
dengan koreksi dari Hamdi al Amidi



Hukum dan Cara Menangani Mushaf Al Qur'an


Kaligrafi, berisi lafadz lafadz suci atau nama nama Allah. Membiarkannya terlantar, terbuang, atau terinjak injak adalah sebuah penistaan.

Lalu, bolehkah kaligrafi itu dimuanahkan ? 

Untuk mengetahui hukum memusnahkan kaligrafi dan bagaimana cara memusnahkannya, kita bisa mengambil pendapat ulama tentang hukum dan cara menangani mushaf Al Quran rusak.

Bagaimana cara menangani Al Quran yang sudah lusuh dan rusak ? 

Para ulama memberi penjelasan sebagai berikut :

  1. Bila mushaf Alquran itu masih bisa dimanfaatkan, maka wajib dimanfaatkan dan dilarang dimusnahkan. Adalah kufur, membakar Al-Qur'an tanpa alasan.
  2. Caranya dengan dijilid ulang secara keseluruhan, atau di fragmen per juz. Bisa diperbaiki sendiri atau diserahkan kepada ahlinya. Untuk mushaf wakaf, pembiayaan perawatan mushaf tersebut menjadi tanggung jawab penerima wakaf.
  3. Bila mushaf tersebut terlalu rusak, sudah sulit dibaca, rapuh robek, maka boleh dimusnahkan atau dilenyapkan. Hukum memusnahkan Al-Qur'an ini bisa menjadi wajib, bila kondisinya memerlukan itu sebagai satu satunya jalan menjaga kehormatan Al Qur'an

Caranya ? 

Mengenai cara memusnahkan mushaf Al Qur'an yang sudah rusak, ada dua pendapat :


Pendapat Pertama,

Mushaf Al-quran itu diperlakukan seperti manusia. Dibungkus dengan kain suci, kemudian dikubur disebuah tempat yang jarang dilalui orang. Ini adalah pendapat madzab Hanafi dan Hambali. Pendapat ini diketahui melalui kitab kitab karya ulama Hanafi, antara lain dalam kitab ad Durr al Mukhtar terdapat nash yang berbunyi :

 ??????????? ???? ????? ??????? ??? ???????? ????? : ???????? ? ?????????????"
Sebuah mushaf, bila kondisinya sudah tidak bisa dibaca lagi, maka ia dikubur seperti menguburkan seorang muslim

Juga bisa dibaca dalam kitab kitab bermadzhab Hambali. Misalnya dalam kitab Kasyyaf al Qanna' terdapat nash berbunyi :

?????? ?????? ??????????? ???? ????????? ?????? ?????? ? ?????? ???????? ????? ????? ???????????? ?????? ???? ???????? ???????? ???? ??? ?????????? ??????????
Seandainya mushaf telah hancur/lapuk, atau sudah pudar tulisannya, maka dikuburkan berdasarkan ketetapan madzhab. Imam Ahmad menyebutkan, bahwasanya Abu Al Jauza' memiliki mushaf yang sudah usang, maka ia menggali tanah di masjidnya, kemudian mengubur mushaf itu.

Adapun cara penguburannya, dijelaskan oleh para ulama sebagai berikut :

Mushaf tersebut dibungkus dengan sepotong kain yang suci (boleh kain kafan), kemudian dikubur ditempat yang terjaga. Maksudnya terjaga, tempat itu jauh dari lalu lalang, bukan tempat yang biasa dikencingi, dan aman dari gangguan.


Pendapat Kedua,

Mushaf dibakar hingga menjadi abu, kemudian di pendam. Tujuan pembakaran ini adalah untuk menghilangkan tulisannya. Pendapat ini adalah pendapat madzhab Syafii dan Maliki. Rujukan mereka adalah kebijakan Usman bin Affan yang memerintahkan membakar mushaf Al-Quran setelah beliau sukses membuat salinan mushaf standar.

Kisah Usman membakar mushaf ini terdapat dalam Sohih Bukhari dengan teks hadis sebagai berikut:

?????????? ????????? ????? ???????? ???? ????????? ????????? ??????????? ??????????? ??? ???????????? ????? ?????????? ???????? ? ???????????? ????? ???????? ????? ????????? ? ???????? ?????? ???? ??????? ? ???????? ??????? ???? ??????????? ? ????????? ???? ???????? ? ???????? ??????????? ???? ?????????? ???? ??????? ? ???????????? ??? ???????????? ...?????????? ????? ????? ?????? ?????????? ?????? ???????? ? ???????? ????? ??????? ???? ?????????? ??? ????? ????????? ???? ???????? ???? ????????

Kemudian Usman mengirim surat kepada Hafshah yang isinya : kirimkan padaku suhuf suhuf (yang kamu simpan) kami akan menyalinnya dalam beberapa mushaf kemudian akan kami kembalikan lagi suhuf suhuf itu padamu. 
Maka Hafshah mengirimkan suhuf suhuf itu kepada Usman, yang kemudian menyuruh Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Zubair, Said bin al Ashdan Abdurrahman bin Harits bin Hisyam. Maka mereka menyalinnya dalam beberapa mushaf. 
Kemudian Usman mengirimkan tiap salinan mushaf ke setiap ufuq (maksudnya beberapa kota besar), dan ia memerintahkan untuk lembaran lembaran dan mushaf lain untuk dibakar

Pendapat yang kedua ini, lebih rajih dikalangan ulama karena ada dasarnya dari perbuatan sahabat. Karena ketika Usman mengeluarkan kebijakan ini, banyak sahabat senior yang menyaksikan dan ternyata tidak satupun yang menyanggahnya. Hal ini dikuatkan oleh kesaksian Mus'ab bin Said : "aku lihat banyak orang yang hadir pada saat pembakaran mushaf oleh Usman bin Affan. Yang menakjubkan, tidak satupun dari mereka yang mengingkarinya".

Memusnahkan Kertas Hasil Latihan Kaligrafi


Kemudian untuk masalah kertas hasil latihan kaligrafi bagaimana ? Apakah mengikuti hukum mushaf seperti disampaikan diatas ?

Jawabnya benar. Boleh mengubur atau membakar semua benda yang didalamnya terdapat kalimat kalimat suci, atau doa doa, atau kitab kitab, atau hasil latihan kaligrafi.




Ibnu Batthal berkata :

??? ??? ????? ?????? ????? ???????? ??? ??? ?????? ???? ????? ????? ???? ???? ????? ???? ????? ? ??? ??? ????? ??? ? 
?????? ?? ????? ???????? ? ?????? ?? ???? ?? ?????



Terkait dengan perintah Usman bin Affan untuk membakar lembaran lembaran atau mushaf saat ia mengerjakan proyek penghimpunan Al Qur'an, maka boleh juga membakar kitab kitab yang didalamnya ada asma Allah. Itu adalah bentuk penghormatan untuknya. menjaganya dari terinjak kaki atau terbuang sia sia ditanah.

Memusnahkan adalah lebih baik daripada meletakkannya di celah celah dinding atau semisalnya. Karena suatu saat ia bisa jatuh dan terinjak. As Suyuthi berkata dalam kitab Al Itqan :
"Apabila bermaksud untuk tidak memanfaatkan mushaf yang sudah rusak, maka tidak boleh meletakkannya dicelah celah (dinding atau lemari dan sebagainya) karena bisa jadi ia akan jatuh dan terinjak..."

Nah, untuk kaligrafi saya rasa bisa mengambil pendapat pendapat tersebut. Artinya, memusnahkan hasil latihan kaligrafi adalah boleh sebagaimana memusnahkan mushaf al Quran yang rusak.

Langkah langkahnya : 
1.  Buat lubang ditanah (ukurannya sesuaikan dengan jumlah yang akan dibakar).
2.  Bakarlah hasil latihan kaligrafi, sedikit demi sedikit
3.   Pastikan semuanya terbakar, tidak ada yang menggumpal atau saling dempet.
4.   Sisa pembakaran diaduk aduk dengan kayu sampai semuanya hancur. Jangan sampai ada kalimah tayyibah yang masih bisa dibaca.
5.  Terakhir, timbunlah dengan tanah

Bila kamu tidak ingin menggali tanah, gunakan saja tungku atau kaleng biskuit yang ukurannya cukup besar. Mengapa harus besar ?  Agar hasil pembakaran benar benar menghancurkan sehingga tulisannya tidak mungkin dibaca lagi. Kemudian abunya bisa kamu kubur. 

Demikian mudah mudahan bermanfaat.



Artikel ini ditulis dengan memperhatikan sumber sember tertera dibawah ini.




 All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.


Saturday, April 28, 2018

KaligrafiIslamiQasidah Burdah, Kaligrafi Sangat Indah Karya Hasan Ridho Kumpulan Kaligrafi Islam


Qasidah Burdah adalah syair syair yang berisi pujian pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Qasidah ini adalah hasil susunan  Al Imam Al Bushiri. Kasidah ini juga menjadi sasaran tangan tangan kaligrafer, untuk diolah menjadi karya seni kaligrafi yang indah. Ada banyak kaligrafer yang sudah menulis Qasidah Burdah dengan beragam versi. Antara lain Mutsanna Al Ubaidi, Hasan Ridho (Riza), dan Solah Al Irbili. 


Berikut ini adalah Qasidah Burdah yang ditulis dengan kaligrafi tsuluts dan naskhi oleh Hasan Riza. Karya ini sangat indah untuk dikoleksi. Kamu juga bisa download bukunya melalui link yang kami cantumkan diakhir postingan. 


Cuplikan halaman 5 :
Ta'awudz basmalah dan doa untuk minta panjang umur



Cuplikan halaman 6
Bait pertama : Amin tadzakkuri..



Cuplikan halaman 44 : 
Bait yang sangat populer : yaa akramal khalqi...

 

Cuplikan halaman 45




Penutup


Setiap halaman berisi 4 baris kaligrafi, dalam bentuk tsuluts dan naskhi. Jumlah seluruhnya kurang lebih 48 halaman. Cukup banyak untuk dimuat satu persatu disini. Karena itu tidak kami muat semua halamannya. Tetapi, bagi yang berminat dapat mengambilnya disini : 


https://drive.google.com/uc?export=download&id=1EK3mVrgjfW__QWmBFOtvoxSY7K_xVCrW



 All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.

Wednesday, April 18, 2018

KaligrafiIslamiMahmud Jalaluddin, Kaligrafer Keras Kepala Yang Memilih Jalan OtodidakKumpulan Kaligrafi Islam

Mahmud Jalaluddin Ad-Dagestani, adalah kaligrafer Turki Usmani yang sangat disegani. Bagi sebagian kalangan ia dianggap sebagai Imamnya para kaligrafer. Ia hidup semasa dengan kaligrafer kaligrafer besar semacam Musthafa Raqim dan Ismail Zuhdi. Ia dijuluki kaligrafer bertangan besi. Karena ia mampu mengendalikan pena dengan sangat kuat. Kelebihannya ini menyebabkan tulisannya tegas dan sedikit kaku.

Ia lahir di Dagestan pada tahun 1140 H / 1245 M. kemudian ia mulai belajar kaligrafi kepada beberapa orang guru. Tetapi ia adalah tipe murid yang tidak sabaran. Ia tidak pernah lama belajar kepada seorang guru, karena dianggap terlalu mengekang kebebasannya. Kemudian ia memilih untuk belajar kaligrafi secara tidak langsung, dengan cara otodidak.

Salah satu lembaran yang ia pelajari dengan tekun adalah karya Hafidz Usman. Ia berupaya keras meniru karya kaligrafer besar tersebut, sehingga benar benar mahir. Kemudian ia menulis ulang karya karya Hafidz Usman dengan hasil yang hampir sama persis. Hal ini kemudian menyebabkan beberapa sejarawan keliru dalam menetapkan karya Hafidz Usman.

Mahmud Jalaluddin, semula memakai nama Mahmud Al Maudud dalam tauqi' karya karyanya. Namun setelah itu ia memakai nama aslinya, Mahmud Jalaluddin. Ia menulis banyak karya. Mulai dari mushaf Al Quran, buku buku, doa doa, dan karya karya dekorasi.

Mahmud Jalauddin menikahi seorang kaligrafer wanita bernama Asmaa' Ibrat Hanim yang juga merupakan kaligrafer produktif.

Berikut ini karya karya Mahmud Jalaluddin :



































Artikel ini ditulis dengan memperhatikan sumber sember tertera dibawah ini.
  1. http://www.mobda3.net/vb/showthread.php?t=2501
  2. Buku Mausu'ah al Khat Al Arabi waz Zukhrufah karya Muhsin Fatuni
Mudah mudahan bermanfaat.


All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.

Thursday, March 29, 2018

KaligrafiIslamiBuku Belajar Khat Naskhi Mushafi Karya Abbas Al BaghdadyKumpulan Kaligrafi Islam


Abbas Al Baghdady adalah salah satu kaligrafer Iraq yang terkenal keindahan tulisannya. Ia adalah kaligrafer yang dipilih oleh Saddam Husein untuk menulis mushaf dengan menggunakan darahnya. Beberapa karya dan bukunya sudah pernah dimuat dalam blog ini. 

Sekarang kita akan mempelajari bukunya yang lain yaitu : Mizanul Khat Al Araby : Khat Naskhi Mushafi. Tulisan naskhi Abbas Al Baghdady sangat apik dan indah, juga cukup mudah untuk dibaca. 

Buku ini menjadi salah satu rekomendasi saya untuk didownload, dan dipelajari. Sayangnya file yang saya miliki ini adalah hasil scan yang kurang bersih. Tentu bukan saya yang menscan. Saya mendapatkan file ini dari orang lain.

Berikut ini cuplikannya : 

Buku Kaligrafi Gratis









 All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.


Tuesday, March 27, 2018

KaligrafiIslamiDownload Buku Belajar Khat Ijazah Bersama Hamid Sa'diKumpulan Kaligrafi Islam

Buku belajar Khat Ijazah karangan Hamid Sa'di ini merupakan buku yang bagus dan lengkap untuk belajar kaligrafi ijazah. Dimulai dengan belajar menulis huruf huruf tunggal (mufrad), kemudian menulis beberapa kalimat pendek, lalu menulis surat surat pilihan seperti al fatihah dan alam nasyrah. 

Buku ini sangat kami rekomendasikan untuk dipelajari. Berikut ini beberapa cuplikan isinya : 




DOWNLOAD KURASAH KHAT IJAZAH

Nama File            :   Buku Kurasah Khat Ijazah
Penyusun             :   Khattat Hamid Sa'di
Jumlah Halaman  :  15 halaman


Beritahukan kami bila link rusak atau tidak bekerja. Jangan lupa berdoa untuk Sami dan pengarang buku ini.


All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.

Monday, March 19, 2018

KaligrafiIslamiKoleksi Mahfudzot Khudair Bur SaidiKumpulan Kaligrafi Islam

Masih bersama kaligrafer Mesir Khudair Bur Saidi dan karya karyanya. Kali ini kami akan memuat karya karya kaligrafinya yang brilian, dan belum pernah difikirkan orang. Ia membuat kaligrafi mahfudzot (quotes ), sesuai huruf hijaiyah. Huruf hijaiyyahnya ia letakkan dibagian utama, dengan model masyaq khat tsuluts. Lengkap dengan kaidah penulisan huruf hurufnya seperti titik dan garis. 

Berikut ini karya karyanya yang saya ambil dari halaman facebooknya. Sayangnya, yang dimuat disitu hanya ini saja. Mungkin ini hanya beberapa contoh karyanya. Sedangkan yang lain tidak dipublikasikan. Atau mungkin juga yang dibuat baru ini. 

mahfudzot

Huruf 'AIN
Azza man qana' wa dzalla man thoma'
( ?? ?? ??? ??? ?? ??? )
Mulialah orang yang qana'ah (merasa cukup dengan pemberian Allah) 
dan hinalah orang yang tamak (tidak pernah merasa puas)



kaligrafi mahfudzot

Huruf FA' 
Faaqidus Syai'i laa yu'thiih
(???? ???? ?? ????? )
Orang yang tidak punya, tidak bisa memberi


kaligrafi pepatah

Huruf HA'
Hubbur riyasah syagilun an hubbillahi subhanah
?? ??????? ???? ?? ?? ???? ??????
(Cinta jabatan itu menyebabkan sibuk dari mencintai Allah SWT)


kaligrafi poster

Huruf KAF
Kafaa bil qana'ati mulkan
??? ???????? ????
(Cukuplah qana'ah itu sebagai kerajaan)



Huruf MIM
Man Ta'anna naala maa tamannaa
(?? ???? ??? ?? ???? )
Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang ia cita-citakan.




Huruf NUN
Ni'mal khuluqu At-Takarrumu
(??? ????? ?????? )
Sebaik baik akhlaq adalah murah hati (dermawan)



Huruf QAF
qul al khaira wa illa faskut
( ?? ????? ???? ????? )
Katakanlah yang baik, kalau tidak maka diamlah



Huruf SHOD
Shohib balin kaddaab
(???? ????? ????)
Ini pepatah, maksudnya orang yang fikirannya bercabang cabang tidak akan menyelesaikan apapun.  Serupa dengan orang yang mengerjakan banyak hal dalam sekali waktu, tidak akan menyelesaikan apa apa (multitasking is killing productivity)



All artworks are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible.